Analisis Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Bambu Profil dengan Variasi Susunan Tulang

  • Juanita Juanita Universitas Islam Al-Azhar
  • Naimuddin Naimuddin Universitas Islam Al-Azhar

Abstract

ABSTRAK


Penggunaan beton bertulang dalam pembangunan yang membutuhkan biaya tinggi menimbulkan fenomena yang menarik untuk mencari material pengganti tulangan baja. Tujuan dari penelitian ini mengukur kekuatan mekanik bambu galah, mengukur beban maksimum dan momen runtuh pada benda uji beton bertulang bambu, dan membandingkan kapasitas kuat balok uji bertulang bambu profil terhadap balok uji bertulang baja. Pengukuran kapasitas balok beton bertulang dibagi menjadi dua yaitu beton bertulang baja sebagai kontrol dan beton bertulang bambu dengan 2 variasi susunan berbeda dengan dimensi 150 mm x 150 mm x 1000 mm. Pengujian balok beton bertulang dilakukan dengan mengacu SNI 03 – 4154 – 1996 “Metode Pengujan Kuat Lentur Beton dengan Balok Uji Sederhana yang Dibebani Terpusat Langsung”. Momen runtuh rata-rata balok tipe 1, 2, dan 3 (kontrol) secara berurutan yaitu 4994,00 MPa, 6890,17 MPa, dan 8810,00 MPa. Hasil pengujian lentur menunjukkan bahwa balok bertulang baja (kontrol) mempunyai nilai kapasitas kuat balok yang tertinggi. Balok bertulang bambu yang memiliki nilai kapasitas kuat mendekati nilai  kontrol adalah balok tipe 2 dengan persentase 78,21 % karena balok tipe 2 memiliki posisi tulangan yang vertical khususnya pada daerah tekan sehingga inersia yang dimiliki pada daerah tekan besar dan bagian kulit bambu di pasang horizontal pada daerah tarik sehingga kuat tariknya lebih besar.


 


Kata kunci: balok, lentur, tulangan


 


 


ABSTRACT


The use of reinforced concrete in construction that requires a high cost raises an interesting phenomenon to find replacement material for steel reinforcement. The purpose of this study was to measure the mechanical strength of bamboo poles, measure the maximum load, and the moment of collapse in bamboo reinforced concrete specimens, and to compare the strength capacity of bamboo reinforced test beams against steel reinforced test beams. The measurement of reinforced concrete beam capacity is divided into two, they are steel reinforced concrete as a control and bamboo reinforced concrete with two different arrangement variations with dimensions of 150 mm x 150 mm x 1000 mm. The testing of reinforced concrete beams is carried out by referring to SNI 03-4154-1996 (concrete flexural strength testing method with a simple test beam which is directly centered.) The average moment collapse of type 1, 2, and 3 (control) beams are 4994.00 MPa, 6890.17 MPa and 8810.00 MPa respectively. The results of the flexural test showed that the steel reinforced beam (control) had the highest beam strength capacity value. Bamboo reinforced beam which has a strong capacity value which approaching the control value is type 2 beam with a percentage of 78.21% because type 2 beam has a vertical reinforcement position especially in the compressed area so that the inertia that is owned in the large compressed area and the bamboo skin part is mounted horizontally in the area Pull so that the strength of the pull is greater.


 


Keywords: beam, flexural, reinforcement

Published
Jan 7, 2020
How to Cite
JUANITA, Juanita; NAIMUDDIN, Naimuddin. Analisis Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Bambu Profil dengan Variasi Susunan Tulang. JURNAL AVESINA, [S.l.], v. 13, n. 2, p. 1-9, jan. 2020. ISSN 2086-8960. Available at: <http://e-journal.unizar.ac.id/index.php/avesina/article/view/202>. Date accessed: 23 jan. 2020.