RAPID DIAGNOSTIC TEST (RDT) DALAM DETEKSI MALARIA (Literature Review)

  • I Made Dwija Suarjana RSUD Kabupaten Bangli
  • Muhammad Nauval Fakultas Kedokteran Universitas Islam AL-Azhar

Abstract

LATAR BELAKANG : Penyakit malaria merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit malaria, suatu protozoa darah genus plasmodium yang ditularkan oleh nyamuk anopheles betina yang terinfeksi. Tes diagnostik cepat untuk malaria berpotensi dapat digunakan di fasilitas ritel obat perifer swasta. Mereka sensitif dan dapat digunakan dengan pelatihan minimal. Di sektor publik formal, menggantikan ini untuk diagnosis klinis (non-tes) dalam pengaturan periferal tanpa akses ke laboratorium umumnya mengarah ke penargetan yang lebih baik. Surveilans epidemiologi terhadap penyakit dapat menentukan penilaian situasi suatu penyakit, di antaranya malaria. Pengamatan yang terus menerus atas distribusi dan kecenderungan penyakit malaria melalui pengumpulan data yang sistematis sangat diperlukan untuk penentuan penanggulangan yang terbaik dan tepat sasaran.


METODE : Pada artikel ini digunakan 2 jurnal Randomize Controll Trial mengenai Uji Rapid Diagnostic Test (RDT) malari untuk mengetahui spseifitas dan sensitivitas dari uji diagnostic tersebut. Penilaian spesifitasdan sensitivitas kami lakukan secara manual menggunakan table tradisional 2x2.


DISKUSI : penelitian uji diagnostic RDT jika dibandingakan dengan standart baku yaitu blood smear, menunjukkan sensitivitas dan spesifitas yang sangayt baik.

Published
Nov 11, 2019
How to Cite
SUARJANA, I Made Dwija; NAUVAL, Muhammad. RAPID DIAGNOSTIC TEST (RDT) DALAM DETEKSI MALARIA (Literature Review). JURNAL KEDOKTERAN, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 179-186, nov. 2019. ISSN 2460-9749. Available at: <http://e-journal.unizar.ac.id/index.php/kedokteran/article/view/167>. Date accessed: 16 dec. 2019.
Section
Articles