Perbedaan Kadar Tanin Pada Infusa Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) dengan Metoda Spektrofotometer UV-VIS

  • Dwi Kartika Risfianty Universitas NW Mataram
  • Indrawati Indrawati Universitas NW Mataram

Abstract

Asam jawa atau dalam bahasa ilmiah dikenal sebagai Tamarindus indica L. merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan makanan dan juga dapat digunakan sebagai obat-obatan tradisional karena mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Tanin merupakan senyawa yang memiliki kemampuan antibakteri melalui reaksi membran sel, inaktivasi enzim dan inaktivasi fungsi materi genetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar tanin yang terkandung
pada infusa daun asam jawa (Tamarindus indica L.) muda dan tua. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode infusa dan metode pengukuran kadar tanin menggunakan spektrofotometer UV-VIS dengan panjang gelombang maksimum 649 nm. Hasil pengukuran pada infusa daun asam jawa (Tamarindus indica L.) muda yaitu 2,50 nm; 2,50 nm; 2,50 nm; 2,50 nm dan 2,50 nm sedangkan hasil pengukuran pada infusa daun asam jawa (Tamarindus indica L.) tua yaitu 1,87 nm; 1.87 nm; 1,87 nm; 1,87 nm dan 1,87 nm. Hasil pengukuran menggunakan spektrofotometer uv-vis menunjukkan kadar tanin pada infusa daun asam jawa (Tamarindus indica L.) muda lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan tanin pada
infusa daun asam jawa (Tamarindus indica L.) tua.

Published
Dec 30, 2020
How to Cite
RISFIANTY, Dwi Kartika; INDRAWATI, Indrawati. Perbedaan Kadar Tanin Pada Infusa Daun Asam Jawa (Tamarindus indica L.) dengan Metoda Spektrofotometer UV-VIS. LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE, [S.l.], v. 2, n. 3, p. 1-7, dec. 2020. Available at: <http://e-journal.unizar.ac.id/index.php/mathscience/article/view/326>. Date accessed: 26 jan. 2021.