Warka Condense Tower Sebagai Teknologi Alternatif Penghasil Air

  • Yunita Aprilina Universitas Islam Al-Azhar
  • Gempita Mahardika Lalu Universitas Islam Al-Azhar

Abstract

Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan  manusia, baik untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari maupun untuk kepentingan lainnya seperti pertanian dan industri. Sehingga,keberadaan air perlu dipelihara dan dilestarikan bagi kelangsungan kehidupan. Warka Condense Tower merupakan suatu teknologi kondensasi berupa tower sederhana dan ramah lingkungan karena menggunakan 80% material alami. Teknologi ini berfungsi untuk menangkap embun dari udara dan menampung air hujan ke dalam tandon air (Ground Water Tank). Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Adapun data-data yang dibutuhkan antara lain adalah data profil ukuran Warka, data curah hujan, dan data kebutuhan air. Untuk mengetahui jumlah air yang dihasilkan dilakukan pengamatan selama 30 hari berturut-turut dan dilakukan analisis dengan menggunakan metode kuantitatif. Untuk mengetahui kualitas air yang dihasilkan adalah dengan melakukan uji kualitas air berdasarkan permenkes RI No.32 tahun 2017 tentang baku mutu kesehatan lingkungan persyaratan kesehatan air. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa debit air yang dihasilkan oleh Warka Condense Tower selama pengamatan 30 hari adalah sebesar 187.2 liter. Kualitas air yang dihasilkan berdasarkan parameter fisik (bau, suhu, rasa, warna, kekeruhan dan kejernihan) dan berdasarkan parameter kimia (DO, Ph, TDS) menunjukkan skala normal, tidak ditemukan adanya bakteri Coliform dan E.coli sehingga memenuhi baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan air.

Published
Feb 27, 2021
How to Cite
APRILINA, Yunita; LALU, Gempita Mahardika. Warka Condense Tower Sebagai Teknologi Alternatif Penghasil Air. JURNAL AVESINA, [S.l.], v. 14, n. 2, p. 7-13, feb. 2021. ISSN 2086-8960. Available at: <https://e-journal.unizar.ac.id/index.php/avesina/article/view/342>. Date accessed: 20 june 2021.