PENGARUH PENAMBAHAN KAWAT BENDRAT PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN

  • _ Juanita
  • Dimas Renjani Putra

Abstract

Beton merupakan bahan utama konstruksi yang banyak digunakan saat ini dikarenakan mudah dibentuk sesuai keinginan dan harga yang relative lebih murah dibandingkan dengan bahan konstruksi lainnya, akan tetapi beton dianggap tidak mampu dengan baik menahan beban tarik. Kuat tarik beton dapat ditingkatkan dengan penambahan serat, salah satunya adalah serat kawat bendrat. Selain dihadapkan dengan permasalahan bagaimana cara meningkatkan kuat tarik beton, saat ini kebutuhan akan material bahan penyusun beton seperti pasirĀ  dan kerikil semakin sulit didapatkan danĀ  eksploitasi yang berlebihan.


Pada penelitian ini menggunakan serat kawat bendrat dengan variasi 4%; 6% dan 8%. Panjang serat kawat bendrat yang digunakan 50 mm dengan diameter 1 mm. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian kuat tekan beton dan kuat tarik belah beton.


Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai pengujian kuat tekan beton rata-rata pada beton normal 20.10 MPa, variasi 4% 19.34 MPa, 6% 20.95 MPa, 8% 21.51 MPa dan kuat tarik belah rata-rata pada beton normal 2.83 MPa, variasi 4% 2.95 MPa, 6% 3.21 MPa, 8% 3.96 MPa.

Published
Mar 31, 2021
How to Cite
JUANITA, _; PUTRA, Dimas Renjani. PENGARUH PENAMBAHAN KAWAT BENDRAT PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN. JURNAL HANDASAH, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 20-23, mar. 2021. Available at: <https://e-journal.unizar.ac.id/index.php/handasah/article/view/361>. Date accessed: 27 july 2021.
Section
Articles