HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN STATUS KONTROL PASIEN ASMA DI RSUD KOTA MATARAM TAHUN 2019

  • Tri Wira Jati Kusuma Hamdin Wira
  • Risky Irawan
  • Dian Rahadianti
  • Kadek Dwi Pramana

Abstract

Latar Belakang: Asma merupakan salah satu masalah utama baik di negara maju dan negera berkembang. Pada tahun 2017 angka kejadian asma di berbagai negara sekitar 1-18% dan diperkirakan sebanyak 300 juta penduduk di dunia menderita asma menurut Global Initiatif for Astma (GINA). Kejadian asma dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya usia, jenis kelamin, perokok aktif maupun pasif, genetik, Indeks massa tubuh (IMT. Penurunan faal paru dapat diakibatkan IMT berlebih kurang sehingga meningkatkan terjadinya asma. Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu faktor pejamu penyebab asma yang dapat di modifikasi karena reversibel. Seseorang dengan IMT berlebih (over-weight-obesitas) maupun IMT kurang (underweight) cenderung memiliki perubahan pada sistem tubuh yang menimbulkan perburukan pada asma sehingga menjadi tidak terkontrol. Tujuan: Mengetahui hubungan indek massa tubuh dengan status kontrol pasien asma di RSUD Kota Mataram Tahun 2019. IMT bersifat Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional, dengan rancangan cross sectional. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder dari rekam medik pasien asma yang menjalani rawat jalan di RSUD Kota Mataram 2019. Sampel pada penelitian ini berjumlah 118 orang. Analisis data menggunakan rank spearman. Hasil: Hasil analisis menggunakan Rank Spearmen didapatkan nilai p-value 0,000 (p-value 0,05), yang berarti terdapat hubungan antara IMT dengan status kontrol pasien asma di RSUD Kota Mataram tahun 2019. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan status kontrol pasien asma di RSUD Kota Mataram tahun 2019.
Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Status Kontrol, Asma.


ABSTRACT
Background: Asthma is one of the main problems in both developed and developing countries. In 2017 the prevalence of asthma incidence in various countries was around 1-18% and an estimated 300 million people in the world suffer from asthma according to the Global Initiatif for Astma (GINA). The asthma incidence influenced by many factors. These factors include age, sex, active and passive smoker, genetics, body mass index (BMI). Decreased lung function can be caused by excess BMI and low BMI which increases the asthma insidence. Body Mass Index (BMI) is one of the factors of host that caused asthma can be modified because they were reversible. A person with an over-weight-obesity and underweight BMI tends was have changes in the body's systems that worsen asthma so that becomes uncontrollable. Purpose: Knowing the correlation between body mass index and control status of asthma patients at RSUD Kota Mataram in 2019. Methods: This reseacrh was an observational analytic study, with a cross sectional design. The data source used in this study is secondary data from the medical records of asthma patients who was undergoing outpatient care at the Mataram City Hospital 2019. Data was collected from 118 samples. Data analysis used rank spearman. Results There is a correlation between Body Mass Index and the control status of asthma patients at Mataram City Hospital in 2019. Key Words: Asthma, body mass index, asthma control status.
Key Words: body mass index, control status, asthma.

Published
Jun 11, 2021
How to Cite
HAMDIN, Tri Wira Jati Kusuma et al. HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN STATUS KONTROL PASIEN ASMA DI RSUD KOTA MATARAM TAHUN 2019. JURNAL KEDOKTERAN, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 188-198, june 2021. ISSN 2620-5890. Available at: <https://e-journal.unizar.ac.id/index.php/kedokteran/article/view/314>. Date accessed: 28 oct. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.36679/kedokteran.v6i2.314.
Section
Articles