Persepsi Masyarakat Melalui Pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) Dengan Penggunaan Antibiotik Secara Swamedikasi Di Kota Denpasar

  • I Putu Nugraha Universitas Bali Internasional
  • Putu Eka Arimbawa Universitas Bali Internasional
  • Ni Putu Aryati Suryaningsih Universitas Bali Internasional

Abstract

Persepsi mengenai pengobatan menyebabkan penggunaan obat yang bervariasi termasuk penggunaan antibiotik dalam swamedikasi atau pengobatan sendiri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi masyarakat melalui pendekatan theory of planned behavior (TPB) dengan penggunaan antibiotik secara swamedikasi di Kota Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan survei cross-sectional melalui pertanyaan kuesioner secara langsung kepada masyarakat pada bulan Februari-April 2018 di Kota Denpasar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 173 yang dikumpulkan secara purposive sampling dan dianalisis menggunakan uji bivariat chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara variabel subjective norm, perceived behavioral control, dan attitude toward the behavior dengan penggunaan antibiotik secara swamedikasi (P<0.05). Kehadiran apoteker, pengalaman dan pengendalian diri lingkungan menjadi faktor yang menetukan keputusan masyarakat untuk menggunakan antibiotik dalam swamedikasi. Untuk itu, perlu peningkatan peran apoteker dalam memberikan informasi secara tepat agar masyarakat mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan antibiotik.

Published
Aug 20, 2020
How to Cite
NUGRAHA, I Putu; ARIMBAWA, Putu Eka; SURYANINGSIH, Ni Putu Aryati. Persepsi Masyarakat Melalui Pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) Dengan Penggunaan Antibiotik Secara Swamedikasi Di Kota Denpasar. LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE, [S.l.], v. 2, n. 2, p. 22-27, aug. 2020. ISSN 2721-3250. Available at: <https://e-journal.unizar.ac.id/index.php/mathscience/article/view/269>. Date accessed: 04 apr. 2025.