Perbandingan Metode Analisis Gerombol K-Rataan Dan Bicluster
Studi Kasus: Kerentanan Kelurahan di Kota Depok Tahun 2020
Abstract
Analisis gerombol merupakan suatu teknik yang bertujuan mengelompokkan objek-objek berdasarkan kemiripan karakteristik yang dimilikinya. Dua metode yang umum dalam algoritma gerombol adalah metode penggerombolan hierarki dan metode penggerombolan non hierarki. Salah satu penggunaan metode hirarki adalah menggunakan K-Rataan yang mengelompokkan terhadap satu dimensi. Analisis bicluster merupakan pegembangan dari metode hierarki dimana penggerombolan dilakukan untuk data dua arah atau dua dimensi. Penelitian ini membandingkan hasil pengelompokan menggunakan K-Rataan dengan Bicluster pada studi kasus data Kerentanan Kelurahan di Kota Depok Tahun 2020, dengan dua skema cluster yang terbentuk yaitu 5 dan 7 kluster. Dari kedua metode penggerombolan dengan dua skema yang digunakan, metode gerombol K-Rataan yang menghasilkan 5 gerombol dinilai lebih baik jika dibandingkan metode gerombol bicluster dengan kriteria yang sudah ditentukan.